Dia…
Sudah 1 bulan ini saya mencoba untuk menjalani hubungan dengan seseorang, bukan hubungan sesaat tentu saja karena kami punya tujuan. Banyak pertimbangan saat saya menerimanya, sudah 3 tahun ini saya bersahabat dengannya, berbagi banyak hal dan bahkan dia tahu bahwa saya menginginkan orang lain. Dia bukan seseorang yang mampu membuat saya mabuk kepayang karena terlalu cinta, tapi dia adalah seseorang yang tetap bisa membuat saya berdiri tegar menghadapi kenyataan. Saat bersamanya saya tetap selalu bisa mengendalikan diri saya…kenapa saya menerimanya??jawabannya adalah karena dia datang di saat yang tepat. hampir sulit dipercaya bahwa sekarang saya sudah tidak sendiri, ada seseorang yang akan selalu ada di samping saya. Bukan kata-kata cinta dan rayuan gombal yang saya terima dari dia tapi sebuah planning ke depan untuk menjalani kehidupan bersama sampai ke akhirat nanti…
Apa lagi yang saya inginkan dari seorang laki-laki yang punya keinginan tulus pada saya…selain berusaha memberinya kesempatan mencoba memberi ketulusan juga…
*teringat kata-kata dari seorang teman “Pacaran bukan untuk maksiat tapi pembelajaran untuk kehidupan berumah tangga…”
Pesona(part 2)
aku masih terkurung dalam pesonanya
belum bisa melupakannya
aku kacau saat aku bertemu lagi dengannya
tidak ada yang bisa kukerjakan dengan baik
semua kacau karena dia
Read more »
Mencoba Memberi kesempatan
4 jam mencoba memberi kesempatan
mencoba untuk tidak bersikap skeptis terhadap orang yg menaruh harapan
merasa betapa sakitnya saat harapan itu tidak terpenuhi
aku memberimu kesempatan itu
kesempatan yg mungkin tidak akan aku berikan pada siapapun sebelumnya
semoga saja memang kamulah yang terbaik
ssssstttttt……………
sssstttttt………..
diamlah…………
Read more »
Pertolongan MU begitu dekat dan nyata
Pagi itu aku gembira sekali, besok aku wisuda pikirku…semua persiapan sudah dilakukan, termasuk mempersiapkan kebaya, booking salon, sampai hal-hal kecil lain untuk keperluan wisudaku…iya hal yang paling aku nantikan setelah 4 tahun berada dalam siksaan di kampus gara-gara salah jurusan… Read more »
Tragedi Gelang Bintang warna biru
Ingin aku ambil kembali gelangku
Tapi mungkinkah kau mengembalikannya
Padahal aku yang mengirimnya
Meskipun tidak sengaja
Read more »
Bintang Jatuh
Dia menyebutku bintang jatuh
Yang tiba-tiba hadir
tanpa pernah diduga
Dia tidak tau
sesungguhnya dialah bintang jatuh itu
bintang yg menerangiku
saat kegelapan menyelimutiku
Aku hanya berharap
dialah orang yg tepat
setelah sebuah pengkhianatan besar
setelah aku kehilangan diriku
Keceriaanku kini kembali
Terima kasih bintang jatuh
kuharap kau akan selalu berlabuh di sisi
Menunggu kembalinya bintang jatuh yang lepas dari genggaman. Melesat tinggi ke langit lepas. Berharap akan berlabuh lagi di sisi
“his message”
memperpanjang waktu jomblo
hmmmmmmmmmmmm…..bingung aku…
haruskah menunggu lagi untuk sebuah ketidakpastian lagi…..
tapi memang aku belum siap
belum siap membagi hidupku dengan orang lain
belum siap mengatakan “ya”
meski banyak tawaran datang
hmmmmmmmmmm…….
setidaknya aku bisa menikmati kesendirianku
dan merasakan indahnya hidup
banyak yang mengatakan rasionalisasi
tapi tidak kataku
Penantianku berakhir sudah
Dear my beloved brother,
Aku baru tahu seperti apa rasanya, semua penantian berakhir sudah. Harapan pupus sudah, hanya ada rasa sesal sekarang. Percuma waktu yg sudah terbuang untukmu. Mungkin kamu tak pernah tau bahwa aku menunggumu, seorang pangeran berkuda putih dalam khayalanku. Sudah kututup hati, pikiran dan perasaanku dan hanya kujaga untukmu. 6 tahun penantianku kuakhiri hari ini, cukup sekali kesempatan itu dan kamu memilih orang lain.
Read more »
Tertunda Lagi
Harus menunggu 1 tahun lagi untuk hal yg sangat aku inginkan…sabar Ka…sabaar…..hiks
Iri pada teman2 yg sudah memiliki kesempatan memulainya…huaaaaa…huuuaaaaa….
Apa Daya….smua usaha terbaik sudah aku lakukan…………

